7 Destinasi Wisata Hutan yang Terdapat di Bali

7 Destinasi Wisata Hutan yang Terdapat di Bali

7 Destinasi Wisata Hutan yang Terdapat di Bali – Bali adalah destinasi utama paling populer di Indonesia. Bentang alam yang indah, masyarakat yang ramah dan kekentalan budaya nya yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisata lokal dan mancanegara. Tidak hanya wisata pantai nya yang populer, Bali juga menyimpan Hidden Gem lain seperti hutan wisata yang cantik dan masih asri. Bali dikenal sebagai salah satu ikon kawasan wisatanya Indonesia. Gak melulu pantai yang menjadi kekhasan dari Bali, kamu juga bisa mengunjungi pegunungan, danau, hingga air terjun. Ada juga wisata hutan yang gak boleh kamu lewatkan saat mengunjungi Bali. Berikut rekomendasi wisata hutan di Bali untuk liburanmu.

Baca Juga: 4 Daya Tarik Saat Kamu Berwisata ke Taman Nasional Lorentz

Hutan Pinus Kintamani

Kintamani adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Kintamani juga merupakan kawasan wisata pemandangan alam di Bali yang sangat populer. Di daerah Kintamani beriklim sejuk karena berada di dataran tinggi. Di Kintamin terdapat Hutan Pinus yang belokasi di Jalan Manikliyu, Dusun Glagah Linggah, Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Sepanjang perjalanan menuju ke Desa Manikliyu, kamu akan disambut barisan hutan pinus yang menjulang tinggi. Destinasi wisata ini cocok buat kamu pecinta alam yang ingin menjauh dari keramaian kota.

Hutan Mangrove Denpasar

Hutan Mangrove Bali ini lokasinya strategis, di pinggir jalan raya utama By Pass Ngurah Rai Denpasar, terletak berdekatan dengan sejumlah destinasi wisata populer di kawasan pariwisata Bali Selatan. Taman hutan bakau atau mangrove di pulau Bali ini menyuguhkan suasana hijau dan segar, alamnya hijau, terhindar dari polusi dan cocok untuk bersantai ataupun rekreasi menghindarkan diri dari hiruk pikuk kota.

Taman Nasional Bali Barat

Taman Nasional Bali Barat berlokasi di Kabupaten Buleleng dan Jembrana, Bali. Beberapa hutan bisa kamu temui di Taman Nasional Bali Barat, mulai dari hutan bakau, musim, hingga pantai. Pepohonan yang rindang dengan sejuknya udara, dijamin bikin kamu betah berlama-lama.

Sangeh Monkey Forest

Sangeh Monkey Forest berlokasi di Jalan Brahmana, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali. Kawasan hutan kera Sangeh di Kabupaten Badung ini sudah sangat tertata dengan baik, sarana penunjang fasilitas pariwisata memadai, seperti parkir luas, toilet serta sejumlah petugas jagawana atau pemandu wisata juga disiapkan.

Monyet-monyet penghuni hutan di monkey forest Sangeh Bali ini cukup jinak, karena sudah terbiasa dengan pengunjung yang berbeda-beda. Walaupun monyet di Sangeh ini tergolong jinak, namun demikian kamu juga perlu berhati-hati membawa barang bawaan seperti tas, topi dan dompet yang bisa saja menarik perhatian mereka.

Hutan Mangrove Nusa Lembongan

Hutan Mangrove Lembongan berlokasi di Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Hutan mangrove ini memang menjadi destinasi tour yang spesial, alamnya masih asri dan indah, jika anda suka hunting foto, anda bisa mengabadikan keindahan alam instagramable di kawasan hutan ini, suasana alam yang berbeda dan menyenangkan, ketika keliling hutan bersama pasangan bulan madu anda.

Berada di hutan bakau ini akan menjadi aktivitas liburan yang mengesankan di pulau Nusa Lembongan Klungkung, sehingga sayang jika tidak anda kunjungi, ketika berada di pulau tersebut. Bahkan hutan mangrove ini sering dijadikan tempat pengambilan foto pre-wedding.

Monkey Forest Ubud

Hutan monyet Ubud merupakan salah satu tempat di Bali yang berada di komplek cagar alam dan pura yang dikenal dengan Mandala Suci Wenara Wana. Komplek tersebut pada awalnya memiliki misi untuk melestarikan kawasan menurut konsep Tri Hita Karana. Tri hita ini memiliki filosofi kata Tri yang berarti tiga, hita yang berarti kebahagiaan, serta karanan yang berarti penyebab kebahagiaan. Berdasarkan filosofi tersebut, jika digabungkan akan menjadi tiga cara untuk sampai kebahagiaan lahir dan batin.

Berlokasi di Jl. Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571, Hutan yang punya sekitar 600 kera ini jadi destinasi alam sekaligus edukatif yang menarik. Tak hanya satwa yang menggemaskan, terdapat 180-an jenis pohon tua yang berusia ratusan tahun. Menariknya, di dalam hutan, ada tiga pura suci, seperti Pura Prajapati, Pura Beji, dan Pura Dalem Agung Padangtegal. Harga tiket untuk memasuki Monkey Forest Ubud ini Rp20.000 – Rp50.000/ orang.

Hutan Bambu Penglipuran

Hutan Bambu Penglipuran berlokasi di Desa Penglipuran. Hutan bambu yang luasnya mencapai 45 hektar atau sekitar 40 persen dari luas keseluruhan Desa Penglipuran. Hutan bambu yang mengelilingi desa ini terus dijaga dan dilestarikan sampai saat ini sebagai bentuk pelestarian warisan dari para leluhur dan wujud nyata dalam  menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Masyarakat setempat juga percaya, bahwa hutan bambu ini adalah bagian dari awal sejarah keberadaan mereka. Selain itu, hutan bambu ini juga  bukan hanya berfungsi untuk memperindah saja, namun juga memiliki fungsi sebagai kawasan resapan air. Itulah mengapa, hutan bambu ini juga kerap disebut sebagai hutan pelindung desa.