9 Lokasi Wisata di Malino yang Wajib di Eksplor Wisatawan

9 Lokasi Wisata di Malino yang Wajib di Eksplor Wisatawan – Sebuah tempat di Sulawesi Selatan, Malino memang belum terlalu tersohor untuk dikenal banyak orang. Mereka yang hobby traveling dan piknik ataupun berwisata, Malino menawarkan tempat-tempat indah untuk dieksplorasi. Bagi pengunjung yang hobby untuk berjalan-jalan, sebaiknya mempertimbangkan Malino untuk dijadikan tujuan berwisata. Sudut-sudut menarik yang dimilikinya memang banyak dan kita bisa singgah atau sekadar mampir saat berada di Makassar.

Malino merupakan satu kelurahan yang ada di Kecamatan Tinggimoncong. Tepatnya berada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan atau berada di radius 90 km dari kota Makassar ke arah selatan. Daerah Malino dikenal juga dengan kota bunga yang merupakan daerah dengan objek tempat wisata yang ada di sana.

Baca Juga: 12 Daerah Wisata Alam Alami di Pulau Sulawesi

Mengeksplor keindahan Malino tentu membutuhkan waktu beberapa hari. Sehingga untuk pengunjung yang datang dari luar pulau sebaiknya mempersiapkan waktu libur cukup panjang agar tak terburu-buru. Siapkan budget dan list tempat wisata agar memudahkan kita untuk mencapai dan mengeksplor banyak tempat.

Air Terjun Lembanna

Destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Malino yakni Air Terjun Lembanna. Bisa dibilang jika Air Terjun Lembanna merupakan destinasi wisata alam terbaik yang ada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, khususnya Malino. Meskipun air terjun ini lebih tinggi, namun aliran airnya tidak akan membahayakan para pengunjung untuk berenang di dalamnya.

Untuk bisa menjangkau Air Terjun Lembanna ini, diperlukan usaha yang cukup keras lantaran tempatnya yang berada di dalam hutan. Namun Anda tak perlu khawatir, karena keringat yang telah bercucuran tersebut akan terbayarkan dengan pemandangannya yang begitu memukau. Bila tertarik menginap, Anda bisa mendirikan tenda di sekeliling air terjun bersama dengan kawan.

Agrowisata Stroberi Malino

Selain anggrek, warga setempat pula kerap membudidayakan berbagai jenis buah buahan misalnya saja stroberi. Cuaca dingin karena datarannya cukup tinggi disini, membuat tanahnya sangat subur untuk ditumbuhi tanaman stroberi. Bila ingin mencicipinya, cobalah datang ke Agrowisata Stroberi Malino yang menawarkan pengalaman memetik stroberi secara langsung dari kebunnya.

Air Terjun Lembanna

Destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Malino yakni Air Terjun Lembanna. Bisa dibilang jika Air Terjun Lembanna merupakan destinasi wisata alam terbaik yang ada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, khususnya Malino. Meskipun air terjun ini lebih tinggi, namun aliran airnya tidak akan membahayakan para pengunjung untuk berenang di dalamnya.

Untuk bisa menjangkau Air Terjun Lembanna ini, diperlukan usaha yang cukup keras lantaran tempatnya yang berada di dalam hutan. Namun Anda tak perlu khawatir, karena keringat yang telah bercucuran tersebut akan terbayarkan dengan pemandangannya yang begitu memukau. Bila tertarik menginap, Anda bisa mendirikan tenda di sekeliling air terjun bersama dengan kawan.

Air Terjun Parang Bugisi

Ketika bertandang ke Malino, pastikan Anda mengunjungi Air Terjun Parang Bugisi. Pasalnya di air terjun ini, Anda akan menjumpai pemandangan yang begitu memukau. Bila dibandingkan dengan air terjun lainnya di Malino, Air Terjun Parang Bugisi jauh lebih tinggi. Karena letaknya berada di dalam hutan, sehingga untuk bisa mencapainya diperlukan usaha yang cukup keras.

Meski begitu di sepanjang perjalanan, Anda akan menyaksikan keindahan serta kesejukkan yang berasal dari pepohonan rindang nan menjulang tinggi. Sehingga membuat perjalanan tidak terlalu berat untuk dilakukan. Tatkala sampai di Air Terjun Parang Bugisi, Anda akan disambut dengan gemericik air yang begitu menenangkan serta suasananya yang sangat menyejukkan hati.

Gunung Bawakaraeng

Kawasan Malino ternyata terkenal dengan adanya gunung yang kaya akan pemandangan batu gamping. Di Malino banyak ditumbuhi oleh tanaman tropis yang indah da berkembang di kawasan sejuk dan segar. Hal ini bisa menambah poin plus untuk pengunjung yang ingin datang ke Gunung Bawakaraeng. Tidak hanya kaya dengan tanaman tropis, Malino ini juga terkenal sebagai penghasil buah-buahan dan sayuran khas yang telah tumbuh di kawasan lereng gunung Bawakaraeng. Ada beberapa kelompok masyarakat yang mempercayai bahwa ada Ka’bah yang ada di puncak Gunung Bawakaraeng ini. Jika sudah mengunjungi Ka’bah di puncak maka mereka telah menunaikan ibadah haji yang disebut Haji Bawakaraeng. Gunung ini memang dikulturkan menjadi tempat yang suci dan keramat oleh sebagian masyarakat Sulawesi Selatan.

Air Terjun Parangloe

Air Terjun Parangloe disebut dengan nama Air Terjun Bantimurung 2 oleh masyarakat setempat. Hal ini lantaran adanya struktur bebatuan yang tersusun sangat rapi, menjulang tinggi, dan bertingkat. Bahkan tidak sedikit pula wisatawan menyatakan jika Air Terjun Parangloe ini merupakan air terjun paling indah di Malino.

Air Terjun Bahagia

Sama halnya dengan Air Terjun Salewangan, objek wisata ini pula tidak terlalu tinggi. Meskipun begitu, disini Anda akan menjumpai pemandangan yang begitu menawan. Pasalnya, adanya perpaduan antara gemericik air yang turun dari ketinggian dengan bebatuan di berbagai sudutnya serta hijaunya lumut dan pepohonan di sekelilingnya, membuat siapapun merasa nyaman.

Danau Tanralili

Selain menampilkan alam hijau di berbagai sisinya, Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa pula memiliki danau dengan pesona menawannya yang bernama Danau Tanralili. Berada di kaki Gunung Bawakaraeng, destinasi wisata ini kerap disebut sebagai Ranukumbolonya Gowa. Hal ini lantaran pemandangan yang disuguhkan sangat indah dengan suasananya begitu asri dari perpaduan air dan hijaunya bukit.

Air Terjun Biroro

Layaknya air terjun biasanya, destinasi wisata ini pula terletak di tengah hutan. Aliran airnya yang tidak terlalu deras dan pepohonan hijau nan menjulang tinggi mengelilingi air terjun ini, membuat suasananya menjadi lebih asri dan menyejukkan. Tak heran jika banyak sekali para pengunjung datang merasa nyaman dan ingin berlama lama disini.

9 Air Terjun di Lombok Sering di Kunjungi Wisatawan

9 Air Terjun di Lombok Sering di Kunjungi Wisatawan – Pariwisata alam di daerah Lombok memang tidak kalah dengan wisata alam di tempat lain. Bahkan ada yang bilang bahwa wisata alam Lombok lebih menarik dibandingkan dengan Bali. Jika bicara tentang wisata alam, air terjun Lombok merupakan lokasi wisata yang menarik dikunjungi. Selain bisa menikmati pemandangan yang sejuk, para wisatawan juga dapat main air. Air terjun Lombok banyak terbentuk di sana karena kondisi geografi pulau Lombok yang terdiri dari banyak bukit dan dan dataran tinggi. Jika penasaran,Berikut adalah Air Terjun di Lombok.

Baca Juga: 9 Air Terjun di Lombok Sering di Kunjungi Wisatawan

Air Terjun Somporonan

Air terjun kelima ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter ini mengalir diantara akar – akar tanaman yang menjalar sampai ke kolam di bawahnya. Pemandangan yang masih hijau dan kolam yang cukup luas untuk bermain air dan berenang merupakan daya tarik utama dari air terjun ini. Hal lain yang dapat dinikmati adalah pemandangan sekitar lokasi Air Terjun Benang Somporonan. Karena berlokasi di dalam hutan lindung Senggigi, Desa Timbanuh, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur perjalanan menuju lokasi akan disuguhi dengan keindahan hutan lindung. Selain itu saat melewati lokasi Desa Timbanuh, para wisatawan dapat melihat hamparan sawah luas dan menikmati sejuknya udara desa.

Air Terjun Batu Butir

Air terjun Lombok ketujuh yaitu Air Terjun Batu Butir. Air terjun ini berlokasi di Dusun Batu Butir, Desa Medas, Kecamatan Gunung Sari. Lokasi wisata air terjun ini cukup unik karena para wisatawan dapat menikmati pemandangan dari 5 air terjun sekaligus. Kelima air terjun ini merupakan bagian dari Air Terjun Batu Butir, dua berdampingan satu sama lain, satu berada di sisi kiri jauh, satu berada di sungai yang terpisah dan satu yang terakhir berada di arah yang berlawanan. Bentuk air terjun ini bisa jadi seperti ini karena lokasi yang berada di potongan beberapa tebing. Bagi yang ingin mengunjungi tempat ini wajib menggunakan alat rock climbing.

Air Terjun Mangku Sakti

Lokasi air terjun kedelapan ini terletak di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Air terjun ini memiliki ketinggian 30 meter dan tidak memiliki kolam yang besar, aliran air langsung mengalir deras ke sungai. Lokasi air terjun ini berada di tebing batu yang berwarna keputih – putihan. Keunikan lain selain bebatuan putih di sekitar air terjun adalah kandungan belerang pada air terjun ini. Air yang mengalir terkadang berwarna putih hijau karena pengaruh belerang. Air yang mengandung belerang ini dipercaya dapat mengobati penyakit – penyakit kulit hanya dengan berendam di air-nya. Sayangnya aliran air yang deras membuat berendam menjadi agak berbahaya, namun jika hanya mencelupkan kaki sambil duduk di atas batu putih dapat dipastikan aman.

Air Terjun Sendang Gila

Air terjun Lombok yang terakhir ini terletak di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara sekitar 60 km dari Kota Mataram. Lokasi air terjun ini berada di dataran tinggi pulau Lombok. Air terjun ini tepat berada di ketinggian 600 meter dari permukaan laut. Selain itu tinggi dari air terjun ini mencapai 32 meter. Lokasi yang tinggi memberikan sensasi kesejukan tersendiri saat menikmati pemandangan air terjun ini. Dalam perjalanan menuju lokasi air terjun, para wisatawan juga diwajibkan mendaki 315 tangga dari gerbang bawah lokasi pariwisata. Walaupun harus naik tangga terjal ini, dalam perjalanan para wisatawan dapat menikmati pemandangan melewati Taman Nasional Gunung Rinjani.

Air Terjun Tiu Kelep

Air terjun keenam ini terletak di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara tepatnya 60 km dari Kota Mataram. Air terjun ini memiliki ketinggian mencapai 42 meter dan debit air-nya cukup deras. Konon bagi orang jika berani mandi di air terjun ini akan menjadi awet muda. Selain dari segi pemandangan, Air Terjun Tiu Kelep memiliki keunikan lokasi yang harus ditempuh melewati terowongan air. Terowongan air ini berupa gua gelap yang harus dilewati secara perlahan. Selain karena licin, bentuk jalannya juga tidak rata. Bagi para wisatawan yang ingin menikmati terowongan air ini harap membawa senter.

Air Terjun Benang Setokel

Air terjun Lombok yang ketiga adalah Air Terjun Benang Setokel. Air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter ini memiliki kolam kecil di bawahnya. Kolam ini terbentuk dari benturan air ke tanah yang mengakibatkan kikisan berbentuk cekungan. Kolam kecil ini dapat digunakan untuk berendam, bermain air dan berenang. Air terjun ini terletak di Dusun Pemotoh, Desa Aik Berik, Kecamatan Batu Kelingan Utara, Lombok Tengah. Para wisatawan yang ingin berkunjung bisa berangkat dari kota Mataram dan menempuh perjalanan sekitar 45 menit menggunakan kendaraan bermotor. Daya tarik dari Air Terjun Benang Setokel adalah bentuk air yang terjun ke bawah mirip dengan benang – benang halus yang terkadang menyebar dan menyatu menjadi satu. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah cerita mistis dari air terjun ini. Kolam pada Air Terjun Benang Setokel dianggap sebagai tempat mandi Dewi Anjani yang merupakan penunggu Gunung Rinjani.

Air Terjun Tiu Teja

Air terjun yang pertama adalah Air Terjun Tiu Teja. Air terjun Lombok yang satu ini terletak di Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Objek wisata alam Air Terjun Tiu Teja tergolong baru dan karena itu pula suasana alam di sana masih asri. Para wisatawan dapat menikmati situasi keindahan air terjun yang belum banyak dipengaruhi oleh banyak tangan manusia. Selain keindahan alam asli, daya tarik dari air terjun setinggi 40 meter ini terletak pada pelangi yang terkadang muncul. Pelangi ini biasanya terjadi saat sudut cahaya matahari mengenai sisi depan air terjun. Butiran – butiran air akan memantulkan cahaya dan membentuk pelangi.

 Air Terjun Kerta Gangga

Air terjun yang kedua ini terletak di Dusun Kerta, Desa Ganggelang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi lokasi Air Terjun Kerta Gangga diharap berhati – hati dalam melewati medan perjalanan. Lokasi dengan tanjakan tinggi, turunan tajam dan rute yang berkelok – kelok mengharuskan kendaraan untuk berjalan pelan – pelan. Walaupun rute dan perjalanan agak sulit semuanya akan setimpal setelah melihat Air Terjun Kerta Gangga ini. Air terjun ini terdiri dari dua tingkatan. Pada tingkatan pertama air terjun membentuk dua pilar air kembar setinggi 40 meter. Bagi para wisatawan yang suka mengambil foto, posisi foto diapit oleh air terjun kembar di kanan – kiri tentu akan menampilkan foto yang unik dan tidak biasa.

Air Terjun Benang Kelabu

Air Terjun Benang Kelabu sebagai air terjun keempat memiliki lokasi yang berdekat dengan Air Terjun Benang Setokel. Walau berada di satu desa dan satu kecamatan, pemandangan Air Terjun Benang Kelabu sangat berbeda dengan Air Terjun Benang Setokel. Lokasi yang lebih tinggi mengharuskan para wisatawan yang ingin kerkunjung siap secara fisik. Walaupun telah disediakan tangga untuk membantu proses hiking, Air Terjun Benang Kelabu ini membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk didaki. Walaupun perlu usaha lebih untuk menuju lokasi, tampilan Air Terjun Benang Kelabu sangat setimpal. Keunikan dari air terjun ini terletak pada curahan air yang seolah – olah muncul dari dinding tebing yang tertutup oleh pepohonan hijau. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan karena air terjun terhalang oleh tumbuhan, hasil air yang jatuh ke bawah membentuk tirai air yang indah.