6 Daya Tarik Destinasi Wisata Ranu Agung Probolinggo

6 Daya Tarik Destinasi Wisata Ranu Agung Probolinggo – Ranu Agung bisa jadi pilihan destinasi wisata jika kamu sedang berada di Probolinggo. Tempat wisata ini mungkin belum banyak dikenal orang, sehingga belum terlalu ramai. Di sekitar ranu ini juga terdapat wisata air terjun yang cukup terkenal. Jika kamu ingin mengunjungi tempat wisata ini, ada baiknya simak terlebih dulu informasi lengkapnya di artikel ini. Mulai dari lokasi, rute, harga tiket, hingga aktivitas serunya. Yuk, baca sampai selesai.

Ranu Agung Probolinggo adalah danau vulkanik yang awalnya terbentuk dari gunung Lamongan atau Lemongan yang masih aktif. Danau ini punya nama lain yaitu Ranu Tebing. Ranu Agung ini berada di ketinggian 525 mdpl dengan ketinggian sekitar 133 ha. Danau ini layaknya hidden gem, karena memang tidak terlalu banyak orang-orang yang tahu lokasi danau. Selain itu, tidak sepopuler ranu lainnya yang ada di Indonesia tapi untuk eksotisme danau punya pesona yang memukau. Lokasi danau ini cukup dekat dengan arung jeram terkenal yaitu Camp Songa Rafting Adventure. Jadi jika kamu berkesempatan untuk mengunjungi arung jeram satu ini maka jangan lupa singgah ke Ranu Agung.

Baca Juga: 8 Daerah Wisata Pantai dan Pulau yang Menarik di Manado

Daya Tarik Ranu Agung Probolinggo

Ranu Agung sendiri punya eksotisme yang tidak akan kamu temukan di danau lainnya.Berikut ini beberapa hal menarik tentang Ranu Agung.

Berfoto Dengan Latar Danau dan Gunung

Selain mengelilingi danau dan berfoto di tengah danau, kamu juga wajib mengabadikan foto dengan latar danau dan gunung di Ranu Agung. Siapkan kamera terbaik untuk mengabadikan momen-momen kamu ketika di Ranu Agung. Karena sudah pasti bagi kamu yang berasal dari kota besar, diakibatkan lokasinya yang jauh maka tidak bisa terlalu sering untuk mengunjungi danau untuk healing.

Suasana Danau yang Menenangkan

Suasana danau ini sangat asri dan masih alami. Kamu yang bisa menghilangkan kepenatan hiruk pikuk ibukota dengan healing sejenak menikmati danau yang sejuk. kamu juga pasti akan terpesona dengan pemandangan tebing tinggi yang mengelilingi danau.

Memang keindahan alam tidak bisa dikalahkan dengan tempat-tempat modern yang ada di kota-kota besar. Karena alam sendiri bisa menjadi terapi, untuk kamu yang mengalami terlalu banyak tekanan kehidupan dan berhenti sejenak untuk istirahat bisa jadi tempat healing terbaik meski jaraknya cukup jauh dari perkotaan.

Air Danau yang Tidak Pernah Surut

Umumnya sebuah danau bisa saja mengalami surut atau kekeringan di musim kemarau. Namun berbeda dengan Danau Agung, karena danau ini sendiri punya empat mata air. Sehingga sumber mata air ini sudah cukup untuk mengairi danau, tanpa mengalami surut meskipun musim kemarau.

Hal ini menjadi daya tarik sekaligus keuntungan bagi wisatawan yang ingin datang kapan saja. kamu tidak perlu mencari-cari waktu, kapan danau menunjukkan pesonanya karena setiap saat danau tetap cantik dengan kejernihan air yang masih sangat murni.

Menikmati Pemandangan Gunung Lemongan

Karena tidak semua orang punya keberanian untuk naik gunung, biasanya banyak orang yang tetap ingin menikmati keindahan gunung dari bawah dengan mencari spot terbaik. Gunung Lemongan yang cantik dan masih masuk ke dalam wilayah kabupaten Probolinggo, bisa kamu nikmati dari Danau Ranu Agung. Jadi, kamu tidak perlu naik gunung yang tinggi karena dari danau juga bisa menikmati keindahan gunung dengan ketinggian 1676 mdpl di atas permukaan laut ini.

Naik Getek Mengelilingi Danau

Selain melihat-lihat tebing atau dinding tinggi mirip pohon beringin, para pengunjung juga bisa dimanjakan dengan mengeksplor danau menggunakan getek bambu yang pastinya cukup aman untuk wisatawan. Kegiatan seperti ini tentu saja tidak boleh dilewatkan, sambil menikmati danau kamu bisa sekalian foto selfie atau bikin video estetik bagi yang suka mengupload berbagai konten seputar alam.

Dinding Bebatuan Mirip Pohon Beringin

Selain keindahan danau, eksotisme dari Ranu Agung Probolinggo adalah dinding bebatuan yang punya panjang lebih kurang 70 meter dan membentang di sepanjang danau. Dinding bebatuan ini mirip sekali dengan pohon beringin dan untuk menuju dinding tersebut, kamu memang diwajibkan naik perahu atau getek. Perahu atau getek ini terbuat dari bambu yang tersusun rapi dan memang merupakan fasilitas dari masyarakat pengelola Ranu sekitar. Terdapat juga ayunan bambu, yang menjadi fasilitas untuk para pengunjung bermain atau berfoto ria.